Showing posts with label Sexologi. Show all posts
Showing posts with label Sexologi. Show all posts

Inilah 7 Makanan Peningkat Gairah Seksual Wanita

Padatnya aktivitas dan tingginya stres membuat minat seks memudar pada beberapa pasangan suami istri.

Hilangnya keinginan seks membuat pasangan saling menghindari satu sama lain secara mental dan fisik.int(4)

Penolakan dalam seks mengakibatkan hubungan memburuk. Baik suami maupun istri berpotensi menghadapi masalah dalam kehidupan seksual.

Dikutip Boldsky, hilangnya libido atau dorongan seks rendah pada wanita dapat disebabkan oleh gizi yang buruk seperti kekurangan zat besi, kecemasan, dan stres.

Untuk mengatasinya, Anda dapat mencoba cara alami ketimbang mengonsumsi obat.

1. Bayam

Makanan yang identik dengan tokoh kartun Popeye ini membantu menimbulkan hasrat karena meningkatkan sirkulasi darah ke organ intim. Bayam meningkatkan gairah, membuat mudah orgasme, dan menjadikan seks lebih menyenangkan.

2. Anggur merah

Segelas anggur merah dapat meningkatkan libido secara instan. Hindari konsumsi berlebihan karena dapat menimbulkan efek sebaliknya. Atioksidan yang terdapat di dalamnya menghasilkan asam nitrat sehingga membuat pembuluh darah rileks, dan meningkatkan sirkulasi darah di vagina.

3. Daging merah dan hati

Kurang zat besi adalah salah satu penyebab libido rendah pada wanita. Oleh karena itu, Anda harus mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti hati, daging merah, sayuran hijau, dan lainnya.

4. Ikan berlemak

Ikan seperti salmon, sarden, mackerel, dan tuna kaya omega-3 asam lemak dan minyak ikan yang dapat meningkatkan dopamin di otak. Ini akan membantu mengendurkan saraf dan meningkatkan sirkulasi darah sehingga meningkatkan gairah seksual.

5. Teh hijau

Zat kitekin yang terdapat dalam teh hijau meningkatkan sirkulasi darah pada organ intim dan mengurangi peradangan pada pembuluh darah. Minum dua gelas teh hijau setiap hari untuk meningkatkan kehidupan seksual.

6. Kacang pinus

Kacang pinus mengandung zat besi yang meningkatkan dorongan seks, baik untuk pria maupun wanita. Zat ini merupakan mineral yang terkenal dan memiliki beberapa efek afrodisiak (perangsang daya seksual).

7. Cokelat murni

Flavonoid yang terdapat dalam cokelat murni mampu mengurangi stres dan mengendurkan pembuluh darah sehingga meningkatkan asupan darah ke vagina dan membuat seks menjadi menyenangkan. Makanan ini juga mengurangi lemak perut sehingga tubuh terlihat lebih menarik di mata suami.

READ MORE - Inilah 7 Makanan Peningkat Gairah Seksual Wanita

Ternyata Hubungan Seks Sama Sehatnya Dengan Berenang

Bagi Anda yang sudah berpasangan, hubungan seks menjadi salah satu kunci dari harmonisnya sebuah hubungan. Anda bisa mendapatkan kembali kedekatan yang intim dengan pasangan tidak hanya secara fisik namun juga emosional. Itulah sebabnya rutinitas untuk melakukan hubungan seks sangat penting bagi Anda berdua.

Selain manfaat tersebut, ternyata ada banyak pula manfaat yang bisa Anda dapatkan dari berhubungan seks. Salah satunya adalah kehilangan kalori dan lemak dengan cara yang menyenangkan.

Menurut penelitian yang dilansir dari indiatimes.com, hubungan seks bahkan dikatakan mirip dengan olahraga renang.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa rata-rata kalori yang dibakar setiap menit bagi pria adalah 4,2 kalori. Sedangkan wanita 3,1 kalori per menit. Tak hanya itu saja, kami juga menemukan bahwa saat berhubungan seks pria bisa membakar 101 kalori, sementara wanita adalah 69 kalori," ujar para peneliti William Masters dan Virginia Johnson. "Kami menghitung bahwa jumlah kalori yang dibakar ini hampir sama dengan saat Anda berenang. Denyut jantung pun juga akan meningkat hingga 180 denyut per menit."

Apakah Anda sedang mencari cara menyenangkan untuk menurunkan berat badan? Cobalah untuk berduaan dengan pasangan malam ini. ( merdeka. com )

READ MORE - Ternyata Hubungan Seks Sama Sehatnya Dengan Berenang

Inilah Penyebab Hilangnya Hasrat Bercinta Anda

Kehilangan hasrat untuk berhubungan seks pada perempuan tidaklah permanen. Nantinya beberapa perempuan akan menemukan hasratnya sendiri. Namun ada juga yang memerlukan bantuan ahli medis.

Ada dua faktor penyebab menurunnya libido yaitu :
  • faktor fisik 
  • dan faktor psikologi.
Penyebab pada faktor fisik di antaranya pengaruh alkohol, narkoba, sakit diabetes, efek dari obat (terutama obat penenang), hiperprolaktinemia (meningkatnya kadar hormon prolaktin diatas kadar normal) dan kelainan hormon lainnya.

Periode setelah melahirkan juga menjadi faktor hilangnya rasa ingin berhubungan seks. Hal ini terkait dengan perubahan hormonal yang terjadi setelah melahirkan. Setelah melahirkan banyak perempuan yang terlalu lelah untuk berfikir tentang seks. Ada juga yang trauma pada kehamilan sehingga malas untuk berhubungan intim.

Sedangkan untuk faktor psikologis, yang menjadi penyebab kehilangan hasrat untuk berhubungan seks adalah depresi, stres, keletihan, kecemasan, pelecehan seksual atau pemerkosaan pada masa lalu, lesbian, masalah yang serius dengan pasangan dan kondisi hidup yang sulit (misalnya satu atap dengan mertua).
Selain karena faktor fisik dan psikologis yang sudah disebutkan di atas, tak sedikit orang berpikir kalau menopause juga bisa menyebabkan turunnya libido. Pandangan tersebut ternyata tidak tepat.
Menopause tidak menyebakan kehilangan hasrat bercinta. Hal ini memang bertentangan dengan mitos yang ada. Kenyataannya, setelah menopause banyak perempuan yang merasa jauh lebih seksi dan bisa lebih sering mendapatkan orgasme ketika bercinta.

Nah, kini Anda sudah tahu apa saja yang membuat hasrat seks menurun. Jika masalah-masalah di atas belum bisa diatasi, coba kunjungi dokter ahli yang dapat diajak bicara tentang masalah Anda. Apabila perlu dilakukan sejumlah tes, lakoni saja.

Selain dokter, yang jauh lebih penting untuk mengatasi problem seks Anda adalah dukungan dan pengertian dari pasangan.

READ MORE - Inilah Penyebab Hilangnya Hasrat Bercinta Anda

Berhubungan intim secara rutin memiliki peran penting dalam melanggengkan fungsi ereksi pada pria lanjut usia

Berbagai penelitian menunjukkan betapa banyak faedah yang diperoleh dari aktivitas seksual yang dilakukan secara sehat, rutin, dan benar. Manfaatnya tentu bukan hanya akan dirasakan langsung oleh kaum Adam, tapi juga para wanita.

Khusus bagi pria, kabar baik baru-baru ini disampaikan para ahli Finlandia. Melalui riset yang dimuat jurnal The American Journal of Medicine edisi Juli, mereka mengindikasikan bahwa seks secara rutin memberi manfaat tambahan ,yakni menekan risiko mengalami problem ereksi atau disfungsi ereksi (erectile disfunction/ED).

Adalah Dr Juha Koskimaki, ahli dari Tampere University Hospital's Department of Urology, yang menyimpulkan hal tersebut setelah melakukan kajian data sekitar 1.000 pria Finlandia berusia 55 hingga 75 tahun.

Penelitian menunjukkan, pria yang mengaku berhubungan seks kurang dari sekali seminggu berisiko dua kali lipat mengalami disfungsi ereksi dibandingkan lelaki yang melakukan seks rutin seminggu sekali.

Di antara pria yang berhubungan seks kurang dari sekali seminggu, tercatat ada 79 kasus disfungsi dari 1.000 pria. Angka tersebut turun menjadi 32 kasus per 1.000 di antara pria yang melakukan seks rutin seminggu sekali, dan terus menurun hingga 16 kasus per 1.000, di antara pria yang melakukan aktivitas seksual tiga kali atau lebih dalam satu minggu.

Ereksi pagi hari

Riset juga mencatat, frekuensi ereksi pada pagi hari tidak ada hubungannya dengan kasus disfungsi yang moderat atau tak parah. Walaupun begitu, perkembangan rata-rata kasus disfungsi yang sangat parah dapat diprediksi dari frekuensi seorang pria mengalami ereksi pada pagi hari.

Di antara pria yang mengalami ereksi pagi kurang dari sekali dalam seminggu, risiko mengalami disfungsi ereksi 2,5 kali lipat lebih besar di banding pria yang mengalami dua atau tiga kali ereksi pagi dalam seminggu.

"Berhubungan intim secara rutin memiliki peran yang penting dalam melanggengkan fungsi ereksi di antara pria lanjut usia, padahal ereksi pagi hari mempengaruhi efek yang sama. Aktivitas seksual yang berkesinambungan dapat menurunkan kasus disfungsi ereksi dalam perbandingan langsung dengan frekuensi berhubungan," ungkap Koskimaki

Sementara itu, Dr. Hossein Sadeghi-Nejad, associate professor Urologi dari UMDNJ New Jersey Medical School Hackensack University Medical Center menyatakan hasil penelitian ini memiliki basis ilmiah dan sejalan dengan konsep bedah vaskuler.

"Ini sama seperti yang terjadi pada bagian tubuh yang lainnya dengan merujuk pada suatu konsep dalam bedah vaskuler yang disebut 'use it or lose it'. Aktivitas seksual akan mendukung pemeliharaan fungsi ereksi secara normal ," ungkap Sadeghi-Nejad.

Ia menambahkan, temuan ini juga berimplikasi pada proses rehabilitasi pasien pascapengobatan kanker prostat.

"Yang sangat diharapkan sekarang ini adalah apa yang dapat dilakukan untuk merehabilitasi pria pengidap problem ereksi setelah menjalani pembedahan kanker prostat atau terapi radiasi. Apapun yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan oksigenasi dalam penis tentu akan membantu pasien kembali normal," papar Sadeghi-Nejad.

Jadi, jika seseorang terlibat secara alami dalam perilaku yang meningkatkan aliran darah ke penis tentu akan memberi dampak positif dalam mencegah disfungsi ereksi, tambahnya.

Sadeghi-Nejad juga menekankan bahwa penelitian ini hanya ditujukan pada berhubungan intim melalui vagina, dan bukannya masturbasi atau onani.

READ MORE - Berhubungan intim secara rutin memiliki peran penting dalam melanggengkan fungsi ereksi pada pria lanjut usia

Cari Tahu Mengapa Perempuan Sulit Orgasme!

Mengapa Perempuan Sulit Orgasme ?!. Berdasarkan penelitian, sekitar 12 persen perempuan tidak pernah mencapai klimaks dalam hidupnya dan 75 persen tidak orgasme (orgasme belum tentu mencapai klimaks). Statistik tersebut tentunya cukup mencengangkan. Lantas, apa penyebabnya?

Banyak faktor yang menyebabkan perempuan tidak merasakan orgasme dalam berhungan seks dengan pasangan. Detikhot kutip dari BBC News, Jumat (6/11/2009), menurut seorang Psychosexual Therapist, Paula Hall, ada tiga faktor penyebab, yakni faktor fisik, medis dan psikologis.

Faktor fisik

Penyebab yang paling sering adalah tidak tersentuhnya klitoris saat berhubungan intim. Padahal sebenarnya sebagian besar perempuan membutuhkan sentuhan langsung untuk merasakan orgasme.

Penyebab lainnya adalah kelelahan atau dalam keadaan sakit. Tubuh perempuan tidak dapat dipaksakan untuk berhubungan.

Faktor Medis

Beberapa penyakit dapat membuat perempuan sulit merasakan orgasme. Penyakit-penyakit seperti vaskular, neurologis atau kekurangan hormon kerap menjadi faktor medis susahnya mencapai orgasme.

Efek samping dari obat tertentu juga dapat menyebabkan perempuan tidak orgasme. Selain itu, operasi panggul juga dapat merusak saraf, sehingga perempuan susah untuk terangsang. Kalau hal-hal di atas terjadi, sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter Anda.

Faktor Psikologis

Dalam faktor psikologis, cara menanggulanginya terbilang gampang-gampang susah. Faktor psikologis penyebabnya ada di dalam pikiran, sehingga Anda tidak dapat fokus dalam 'permainan'.

Kekhawatiran karena takut terdengar anak, kurang percaya diri pada bentuk tubuh, atau tidak merasa nyaman dengan tempat bercinta menjadi contoh penyebab sulitnya perempuan merasakan orgasme karena faktor psikologis. [ detikcom ]

READ MORE - Cari Tahu Mengapa Perempuan Sulit Orgasme!

Pengaruh Kualitas Sperma Terhadap Kesehatan Pria

Mari Sehatkan Sperma Kita. Kualitas sperma yang baik ternyata tidak hanya menentukan kesuburan seseorang saja. Kualitas sperma yang baik juga berpengaruh pada kesehatan pria.

Sebuah penelitian dilakukan di Denmark, tepatnya di Laboratorium Analisis Sperma Kopenhagen, Denmark. Penelitian ini berlangsung sejak tahun 1963 hingga 2001 atau hingga objek penelitian meninggal dunia.

Tujuan dilakukannya penelitian yang melibatkan 43.277 pria ini adalah untuk mengetahui kolerasi antara kualitas sperma dengan kesehatan dan kematian seseorang, seperti yang detikhot kutip dari health24, Senin (8/10/2009).

Hasil yang didapatkan dari penelitian ini ialah pria yang memiliki 40 juta konsentrasi sperma per milimeter, memiliki umur yang lebih panjang sebanyak 40 persen daripada pria yang memiliki 10 juta konsentrasi sperma per milimeter.

Dari penelitian tersebut terungkap pria yang memiliki jumlah sperma lebih banyak biasanya lebih sehat. Pria dengan jumlah sprema 40 juta per militer memiliki ketahanan hidup 40 persen lebih tinggi dibanding pria yang jumlah spermanya 10 juta per milimeter.

Pergerakan sperma pun ikut menentukan kesehatan pria. Pria yang spermanya aktif bergerak dengan tingkat 75 persen memiliki tingkat kesehatan 54 persen lebih tinggi dibanding pria yang spermanya hanya bergerak 25 persen. Dari penelitian tersebut disimpulkan bahwa pria dengan kualitas baik akan dapat bertahan hidup lebih lama.

Ayo sehatkan sperma Anda!

READ MORE - Pengaruh Kualitas Sperma Terhadap Kesehatan Pria

Hamil Gara - Gara Menelan Sperma

Mungkinkah sperma yang tertelan wanita menyebabkan proses pembuahan dan menghasilkan anak? Menurut teori memang tidak mungkin. Tapi 22 tahun yang lalu, ada seorang gadis berumur 15 tahun yang hamil karena menelan sperma kekasihnya. Bagaimana mungkin?

Hamilnya gadis 15 tahun akibat menelan sperma ini terjadi pada tahun 1988 di daerah Lesotho, Afrika Selatan namun kisahnya baru diketahui orang banyak akhir-akhir ini. Berikut petikan kisahnya seperti dikutip dari Lemondrop, Kamis (4/2/2010).

Kejadian bermula ketika gadis 15 tahun yang bekerja di sebuah bar itu sedang melakukan seks oral bersama kekasihnya. Saat itu pula, tiba-tiba mantan kekasihnya datang lalu marah-marah.

Sang mantan tidak terima melihat kejadian tersebut di depan matanya. Ia langsung mengambil pisau dan perkelahian pun terjadi diantara mereka. Akibat perkelahian tersebut, si gadis terluka pada bagian lengan dan perutnya.

Gadis itu kemudian dilarikan ke rumah sakit karena luka di perutnya yang lumayan parah. Dokter langsung melakukan operasi untuk menutup perutnya yang robek. Namun sebelum menutup lubang di bagian perutnya, dokter menemukan banyak cairan di perutnya yang ternyata merupakan air liur.

Kondisi gadis tersebut berangsur-angsur membaik setelah dioperasi, ia pun bisa pulang 10 hari kemudian. Namun 278 hari atau sekitar 9 bulan kemudian, ia datang lagi ke rumah sakit karena sakit di perutnya. Berbeda dengan kedatangan sebelumnya, kali ini ia datang dengan perutnya yang membesar.

Sebelumnya dokter mengira ia sedang hamil tapi si gadis membantahnya karena merasa tidak pernah melakukan seks melalui vagina. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter terkejut karena ternyata ada sebuah bayi di dalam rahim gadis itu dan terdengar suara detak jantung dari perutnya.

Masih dalam keadaan terheran-heran, dokter segera melakukan persiapan kelahiran untuk mengeluarkan bayi tersebut dari dalam perut si gadis. Namun ketika akan melahirkan, dokter semakin terkejut karena gadis tersebut tidak punya vagina. Operasi cesar pun dilakukan dan akhirnya keluarlah bayi laki-laki seberat 2,8 kg.

Untuk menjawab teka-teki munculnya bayi dalam rahimnya, dokter pun melakukan interogasi dengan ditemani seorang suster. Dari hasil interogasi, si gadis mengaku pernah menelan sperma kekasihnya pada saat melakukan seks oral. Ia selalu melakukan seks oral karena sadar tidak punya vagina.

Hasil pemeriksaan dokter terhadap gadis itu memang mengindikasikan tidak ada vagina pada bagian vulvanya, yang ada hanya sebuah lekukan dangkal pada bagian luar uretra dan diantara bagian labia minora.

Gadis itu diketahui memiliki kelainan vagina yang disebut mullerian agenesis yang membuat sistem reproduksinya (vagina, leher rahim dan rahim) tidak lengkap. Penderita mullerian agenesis akan kesulitan melakukan hubungan seksual dan akan merasakan sakit yang luar biasa jika dipaksakan bersenggama.

Si gadis memang sedikit khawatir pada saat perutnya membesar setelah operasi 9 bulan yang lalu. Namun ia tidak pernah menghiraukan dan mengira itu hanya efek samping dari operasi sebelumnya, lagipula menurutnya ukuran perutnya tidak terlalu besar saat itu.

Tapi bagaimana bisa si gadis hamil sedangkan tidak pernah berhubungan seks melalui vagina?


Dokter pun memberikan penjelasan berdasarkan acuan dari British Journal of Obstetrics and Gynecology. Kemungkinannya adalah, sperma masuk melalui saluran pencernaan. Meski menurut teori sperma tidak dapat bertahan dalam suasana lambung yang sangat asam, namun yang terjadi pada gadis itu tidak demikian.

Sperma yang ditelan bisa melalui lambung dan masuk ke bagian reproduksinya tanpa mengalami kerusakan karena terlindung oleh air liur yang berfungsi sebagai buffer atau bahan penetral ketika bertemu asam lambung. Air liur dapat menetralkan suasana asam karena memiliki pH yang tinggi (basa).

Si gadis memang diketahui memiliki tubuh sangat kurus, menurut dokter faktor itulah yang memicu produksi air liurnya berlebih. Sampai saat ini, kasus masuknya sperma melalui saluran pencernaan itu masih membuat beberapa dokter bingung dan tidak percaya.( detik.com )

READ MORE - Hamil Gara - Gara Menelan Sperma

Inilah Beberapa Fakta Tentang Seks Yang Jarang Diketahui Orang

Percayakah Anda kalau kualitas hubungan dengan pasangan juga ditentukan oleh wawasan Anda tentang seks? Nah.. supaya pengetahuan Anda terus bertambah, inilah tujuh fakta tentang seks yang mungkin saja belum pernah Anda dengar sebelumnya.

1. Secara global, rata-rata pasangan melakukan 139 kali hubungan seks dalam setahun.
 
Menurut Durex Global Sex Survey 2002, warga negara Prancis tercatat sebagai pasangan paling aktif, dengan melakukan 167 kali hubungan seks dalam kurun waktu 365 hari.

2. Sebagian besar kondom untuk pengaman ternyata dapat didaur ulang.

Kondom yang terbuat dari bahan lambskin dan lateks merupakan jenis yang biodegradable atau dapat didaur ulang. Tapi kondom yang terbuat dari polyurethane tidak dapat didaur ulang.

3. Bagi yang ingin lebih menikmati seks, kini telah tersedia CD musik yang dapat membantu mengatur mood saat bercinta.

Cobalah pilihan musik klasik seperti Shacking Up to Chopin, Making Out to Mozart dan Bedroom Bliss with Beethoven.

4. Jangan lakukan douche atau membasuh liang senggama segera setelah melakukan hubungan seks.
 
Praktik ini tidak direkomendasikan karena dapat menyapu bakteri menguntungan dalam vagina dan mempengaruhi tingkat keasaman atau pH. Tindakan ini juga dapat memudahkan terjadinya infeksi dalam organ reproduksi.

5. Ngeseks dengan selebriti adalah fantasi nomor 1 di dunia berdasarkan hasil survei yang dilakukan Durex.
 
Survei juga menemukan bahwa empat dari 10 orang ternyata berfantasi seks dengan kekasih dari teman baik mereka!

6. Fenomena blue balls nyata adanya.
 
Blue balls adalah rasa sakit yang dirasakan di sekitar buah zakar. Ketidaknyamanan ini terjadi karena derasnya aliran darah yang mengalir ke penis daripada aliran darah keluar. Tidak seimbangnya aliran yang masuk dan keluar ini memicu penumpukan serta kenaikan volume darah yang terjebak di organ genital sehingga membuat penis mengalami ereksi dan testis menjadi membesar.

7. Setidaknya butuh waktu hingga delapan bulan bagi pasangan untuk memperoleh hasil positif kehamilan.
 
Jadi, Anda tidak akan begitu saja dengan mudah membuat istri hamil. Namun begitu, penantian itu tentu menjadi lebih berarti. Jadi tunggulah hingga setahun sebelum Anda mempertanyakan kesuburan Anda! ( kompas.com )

READ MORE - Inilah Beberapa Fakta Tentang Seks Yang Jarang Diketahui Orang

Inilah yang Tak Diketahui Wanita Soal Seks

Survei menemukan beberapa hal mengejutkan mengenai fakta seks yang ada selama ini..Anda mungkin merasa cukup memiliki pengetahuan mengenai seks. Tetapi, sebuah studi yang melibatkan wanita dan pria berusia 18-29 tahun, menyimpulkan ada beberapa asumsi dan kepercayaan yang salah soal kehamilan dan pencegahan penyakit menular seksual (STD).

Berdasarkan survei Kampanye Nasional Pencegahan Seks Usia Dini dan Kehamilan yang tak Diinginkan, sebagian besar menyetujui pentingnya melakukan seks secara aman. Tetapi banyak di antaranya tidak tahu cara mempraktekkan hal tersebut. Survei menemukan beberapa hal mencengangkan mengenai kepercayaan seks yang ada selama ini.

1. Mitos: Jika tidak hamil (atau hamil) akibat seks yang tidak terlindungi, mungkin Anda tidak akan hamil. (Secara mengejutkan, sebanyak 59 persen wanita berpikir mereka tidak subur jika tidak hamil akibat hubungan tanpa perlindungan.)

Fakta: Hanya karena hubungan tanpa pengaman tidak menyebabkan kehamilan bukan berarti mereka tidak subur, kecuali dokter menyimpulkan demikian. Hubungan seks selama setahun yang tidak memakai kondom memiliki kemungkinan 85 persen terjadinya kehamilan.


2. Mitos: Mengkonsumsi pil KB lebih beresiko terhadap kesehatan wanita daripada kehamilan dan kelahiran. (Lebih dari sepertiga-37 persen wanita muda mengatakan minum pil KB selama setahun lebih beresiko terhadap kesehatan mereka daripada memiliki anak.)

Fakta: Hamil memiliki resiko 20 kali lebih besar daripada meminum pil KB.


3. Mitos: Dua kondom lebih baik daripada satu. (28 persen pria percaya bahwa menggunakan dua kondom memberi perlindungan ekstra)

Fakta: Dua kondom sebenarnya lebih buruk daripada satu kondom. Sebab, penggunaan dua kondom dalam satu kali pemakaian meningkatkan resiko kehamilan. Memakai dua kondom menyebabkan gesekan diantara keduanya yang terbuat dari lateks. Satu kondom yang dipakai dengan tepat melindungi infeksi yang ditularkan lewat aktivitas seksual serta mencegah kehamilan.

Beberapa hal penting lain dalam survei ini di antaranya:



4. Generasi muda percaya bahwa melakukan hubungan seksual dengan posisi berdiri efektif mencegah kehamilan. 

Anggapan ini sama sekali salah. Wanita bisa saja hamil apapun posisi hubungan seksual, apakah berdiri, duduk dalam bathtub, kasur, sofa, mobil dan sebagainya.


5. 90 persen percaya mereka memiliki pengetahuan seks yang mereka butuhkan untuk mencegah kehamilan. 

Enam di antara 10 orang mengetahui hanya sedikit atau tidak tahu apa-apa mengenai penggunaan pil KB.. Sedangkan tiga dari 10 orang mengaku tidak mengetahui atau sedikit tahu tentang kondom. ( vivanews.com )

READ MORE - Inilah yang Tak Diketahui Wanita Soal Seks

Setelah Pakai Obat Perangsang Masih Tetap Gagal Ereksi. Ini Solusinya ... !!!

Tidak semua kasus kegagalan ereksi pasti dapat diatasi dengan obat ternama. Ada beberapa hal yang harus dipastikan, antara lain apa yang menjadi penyebabnya. Karena itu, sebaiknya tidak mengobati sendiri gangguan ereksi yang dialami, tetapi berkonsultasilah dengan dokter ahli. "Sejak sekitar setahun ini saya susah sekali bisa berhubungan seksual dengan istri. Sebagian benar dari hubungan seks yang saya lakukan dalam setahun ini tidak berhasil.

Jadi, waktu akan melakukan, kelamin saya tidak bisa tegang atau bisa tegang sebentar lalu hilang. Saat ini umur saya 51 tahun, istri 45 tahun. Apakah wajar pada usia sekarang saya mengalami masalah seperti ini? Namun, banyak teman seusia, menurut mereka, tidak ada masalah. Saya pernah membeli obat yang terkenal (nama ada pada redaksi) tetapi tidak ada hasilnya. Padahal, penjualnya bilang obat ini tokcer. Saya pernah minum dua butir sekaligus, tetap tidak berhasil. Apa yang harus saya lakukan supaya bisa normal lagi?

Saya kecewa sekali dan malu terhadap istri. Walaupun tidak marah, istri pernah bilang tidak puas. Obat apa lagi yang harus saya gunakan, kalau obat terkenal seperti itu tidak membantu?" FS., Jakarta Belum jelas penyebabnya Setelah membaca surat Anda, saya setuju bahwa obat yang Anda gunakan itu memang obat yang terkenal di seluruh dunia, dan diindikasikan untuk mengatasi gangguan fungsi ereksi. 



Walaupun obat itu benar memberikan hasil yang baik untuk mengembalikan fungsi ereksi, bukan berarti obat itu digunakan begitu saja lalu pasti menimbulkan ereksi. Ada syarat tertentu dalam penggunaan obat itu agar memberikan hasil yang diharapkan. Saya pikir ada empat kemungkinan mengapa Anda tidak merasakan manfaat setelah menggunakan obat itu.

Pertama, tidak jelas gangguan fungsi seksual apa yang Anda alami, sehingga belum tentu obat itu tepat untuk masalah Anda.

Kedua, andaikata benar Anda mengalami gangguan fungsi ereksi, apa yang menyebabkan dan seberapa parah gangguan yang diakibatkan. 

Ketiga, andaikata Anda memang memerlukan obat itu, Apakah dosis dan cara penggunaannya sudah benar.

Keempat, obat yang Anda gunakan itu asli atau palsu. Dari empat kemungkinan di atas, kemungkinan pertama dan kedua yang harus Anda pastikan dulu. Untuk itu tidak mungkin Anda dapat menentukan sendiri. Jelas Anda memerlukan konsultasi dan pemeriksaan oleh tenaga ahli. 

Tidak semua gangguan ereksi dikarenakan oleh penyebab yang sama. Sebagai contoh, pria yang mengalami hambatan dorongan seksual karena gangguan hormon testosteron pasti akan mengalami gangguan ereksi. Kalau ini yang terjadi, gangguan ereksinya tidak akan dapat diatasi dengan obat yang terkenal itu. Kalau Anda ingin normal kembali, segeralah mendapat pemeriksaan. Melalui pemeriksaan yang benar akan diketahui empat hal berikut.

Pertama, gangguan fungsi seksual apa yang sebenarnya Anda alami. Kedua, apa penyebabnya. Ketiga, apa pengobatan yang tepat. Keempat, bagaimana kemungkinan keberhasilan pengobatan. Saya sarankan Anda tidak membiarkan gangguan ini lebih lama lagi agar talk menimbulkan akibat lebih buruk, baik bagi Anda maupun istri. [ kompas.com ]

READ MORE - Setelah Pakai Obat Perangsang Masih Tetap Gagal Ereksi. Ini Solusinya ... !!!

Anal Sex Penyebab Utama Kanker Anus

Anal Sex Penyebab Utama Kanker Anus. Setelah berjuang melawan kanker anus sejak 2006, pemeran Jill Munroe dalam serial televisi 1970-an Charlie's Angels, Farah Fawcett, meninggal dunia di usia 62 tahun. Fawcett sempat menjalani operasi dan kemoterapi di Jerman dan Amerika Serikat, namun kanker telah menyebar hingga ke hati.

Penyakit yang menyerang bagian anus ini memang belum banyak orang yang tahu. Padahal, Asosiasi Kanker Amerika menyebutkan pada 2008, terdapat sekitar 5070 kasus baru kanker anus yang telah didiagnosis di Amerika Serikat (sekitar 3000 wanita, dan 2000 pada pria). Di Amerika Serikat, pada 2008 sekitar 680 orang meninggal dunia akibat kanker anus.

Lantas, apa pemicu penyakit yang diderita bom seks era 70an ini? Asosiasi Kanker Amerika mendefinisikan, kanker anus adalah penyakit kanker berupa benjolan berbentuk sel tisu dalam anus. Anus adalah bagian akhir dari usus besar, di bawah bagian rektum yang dilalui kotoran (limbah padat) untuk keluar dari tubuh.

Gejalanya, penderita sering mengalami pendarahan sewaktu buang air besar, rasa sakit, kadang-kadang gatal seputar dubur, dan perubahan kebiasaan buang air besar. Sekitar 25% dari orang dengan kanker anus tidak mempunyai gejala. Dalam keadaan ini, kanker ditemukan hanya selama pemeriksaan rutin.

Faktor risiko terkena kanker anus, meliputi,

  • Usia lebih dari 50 tahun.
  • Terinfeksi dengan human papillomavirus (HPV).
  • Memiliki banyak pasangan seks.
  • Melakukan hubungan anal seks.
  • Anus sering mengalami kemerahan, pembengkakan dan kesakitan.
  • Menderita anus fistula (bukaan yang tidak normal).
  • Merokok.
Penyebab kanker anus sebenarnya tak jelas, tetapi orang yang melakukan hubungan seks secara anal meningkatkan risiko, seperti orang yang mempunyai infeksi yang ditularkan secara seksual, khususnya human papillomavirus (HPV tipe 16) dan lymphogranuloma venereum.

Tingkat parahnya penyakit ini tergantung pada hal berikut. Ukuran Tumor, di bagian mana Tumor berada di dalam anus, dan apakah kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening.

Untuk mendiagnosis perlu dilakukan pemeriksaan dubur, dengan cara antara lain, anoscopy: Sebuah alat pemeriksaan anus dan yang lebih rendah dari rectum, tabung yang diterangi disebut anoscope. Atau, bisa juga dengan proctoscopy: Sebuah alat pemeriksaan yang pendek untuk memeriksa rectum, tabung yang diterangi disebut proctoscope.

Jika terdeteksi penyakit ini, ada tiga terapi pengobatan yang bisa digunakan. Antara lain,

- Terapi radiasi.
Perawatan menggunakan energi tinggi sinar-x atau jenis lain radiasi untuk membunuh sel kanker.
- Kemoterapi.
Perawatan kanker yang menggunakan obat untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker, baik dengan membunuh sel atau dengan menghentikan pembelahan sel.
- Bedah.
Prosedur bedah tumor yang diangkat dari anus bersama dengan beberapa jaringan yang sehat di sekelilingnya. Atau, prosedur bedah anus, pada rektum, dan bagian dari usus sigmoid dibuang melalui torehan yang dibuat di bagian perut.

READ MORE - Anal Sex Penyebab Utama Kanker Anus

Kisah Malam Pertama dan Selaput Dara

Malam Pertama dan Selaput Dara. Selaput dara merupakan bagian dari alat kelamin perempuan yang paling banyak menjadi topik pembicaraan. Keutuhan selaput dara yang oleh sebagian besar masyarakat awam dianggap dapat dibuktikan dengan terjadinya perdarahan dari vagina pada saat pertama kali melakukan hubungan seksual, merupakan lambing kesucian atau keperawanan (virginity) bagi seorang perempuan yang belum menikah. Banyak cerita tragis tentang kehidupan seorang perempuan yang dihubungkan dengan masalah keutuhan selaput dara.

Bahasa Latin dari selaput dara adalah hymen yang berasal dari nama dewa Junani yaitu dewa perkawinan. Selaput dara merupakan tonjolan dari lapisan bagian dalam vagina (mukosa vagina) dan terletak pada bagian paling luar vagina (mulut vagina). Umumnya selaput dara berbentuk seperti “renda” yang mengelilingi bagian tepi mulut vagina. Ketebalan, kelenturan, serta bentuk selaput dara amat bervariasi.

Vagina sendiri berbentuk seperti liang yang dibatasi dengan lapisan mukosa di permukaannya dan otot-otot di bawahnya. Vagina mempunyai daya elastisitas yang amat baik dan diameternya dapat mengembang sedemikian rupa dengan pengaruh hormon-hormon dan rangsangan seksual.

Demikian juga dengan selaput dara. Variasi ketebalan, kelenturan serta bentuk selaput dara menentukan mudah tidaknya selaput dara ini “robek” bila terjadi peregangan pada vagina.

Seperti halnya jaringan tubuh lainnya, selaput dara juga mempunyai pembuluh-pembuluh darah. Letak serta besar pembuluh darah ini amat bervariasi pula. Hal-hal di atas ini yang amat mempengaruhi adanya “perdarahan” saat pertama kali terjadinya hubungan seksual.

Contohnya sebagai berikut. Selaput dara yang tipis, lentur serta mempunyai lekukan (rugae) sehingga berbentuk seperti anemon (lihat gambar) adalah jenis selaput dara yang paling elastis dan tidak mudah robek saat terjadinya penetrasi oleh benda-benda tumpul termasuk penetrasi penis saat hubungan seksual.

Selaput dara yang tebal, serta tidak mempunyai lekukan-lekukan sehingga berbentuk seperti cincin (anular) mungkin merupakan jenis selaput dara yang mudah robek bila teregang.

Jenis lain dari selaput dara adalah yang hampir menutupi seluruh mulut vagina dan hanya mempunyai lubang-lubang kecil tempat keluarnya darah haid sehingga berbentuk seperti saringan (cribriform). Selaput dara seperti ini tentu saja dapat dipastikan akan robek saat melakukan hubungan seksual.

Selaput dara yang menutupi seluruh mulut vagina seperti penutup gendang,akan menyebabkan tidak dapat keluarnya darah haid. Hal ini merupakan kelainan yang dikenal dengan nama hymen imperforata. Wanita dengan selaput dara semacam ini akan mengalami pengumpulan darah haid di dalam vagina, dan seringkali juga rahimnya.

Keluhan yang dinyatakan adalah hingga usia akil balik ia tidak pernah mengalami haid namun setiap bulannya ia tetap merasakan rasa tidak enak pada perut bagian bawah seperti mereka yang sedang mengalami haid.

Selaput dara jenis ini biasanya cukup tebal, dan memerlukan tindakan pembedahan kecil yang amat sederhana untuk membuat lubang yang cukup untuk tempat keluarnya darah haid.

Tidak seluruh selaput dara dirobek, sehingga pada saat berhubungan seksual pertama kalinya, perempuan yang pernah mengalami tindakan pembedahan untuk membuat lubang pada selaput daranya ini masih mungkin mengalami perdarahan lagi.

Letak dan jenis pembuluh darah yang bervariasi juga mempengaruhi adanya dan jumlah perdarahan yang terjadi. Bila robekan selaput dara terjadi pada daerah yang kebetulan hanya sedikit sekali mengandung pembuluh darah dan pembuluh darahnya berukuran amat kecil, maka saat hubungan seksual perdarahan yang terjadi dapat sedikit sekali, bahkan hanya setitik sehingga tidak dapat dikenali.

Terlebih bila saat melakukan hubungan seksual terjadi ejakulasi, darah yang hanya setitik itu akan tercampur dengan cairan sperma. Bila robekan pada selaput dara mengenai pembuluh darah yang cukup besar, tentu saja perdarahan yang terjadi akan tampak nyata.

Letak selaput dara pada mulut vagina cukup tersembunyi di belakang bibir kemaluan kecil (labia mayora). Pada perempuan yang belum pernah melakukan hubungan seksual dan belum pernah melahirkan anak melalui jalan lahir biasa,bibir kemaluan kecil tampak menangkup di depan mulut vagina, sehingga amat sulit menampakkan mulut vagina dan selaput dara meskipun perempuan tersebut terbaring dengan kedua sisi terentang (posisi litomi).

Dengan selaput dara yang demikian terlindung akan sulit sekali terjadi robekan pada selaput dara saat melakukan aktivitas biasa termasuk aktivitas olah raga seperti berlari,berkuda dan senam. Kecuali bila terjadi perlukaan pada darah alat kelamin yang cukup hebat yang tentunya juga akan mengenai bibir kemaluan kecil dan bibir kemaluan besar.

Dengan kata lain, hampir tidak mungkin terjadi robekan pada selaput dara bila bukan ada suatu benda yang sengaja atau tidak sengaja menusuk ke arah liang vagina atau terjadi suatu kecelakaan yang begitu hebat hingga mencederai seluruh alat kelamin luar juga. Pada kondisi seperti ini tentunya perempuan yang mengalaminya akan merasakan nyeri karena pada daerah alat kelamin luar ini banyak terdapat ujung-ujung saraf yang menyebabkan daerah tersebut amat sensitif.

Pemeriksaan selaput dara

Pemeriksaan selaput dara. Pemeriksaan untuk menilai utuh tidaknya selaput dara juga bukan merupakan pemeriksaan yang mudah. Pemeriksa haruslah seorang yang ahli dan sudah biasa melakukan pemeriksaan tersebut. Pertama-tama perempuan yang akan diperiksa akan dibaringkan dalam posisi terlentang pada meja khusus untuk pemeriksaan ginekologi.

Kedua kakinya diletakkan pada penyangga khusus sehingga kedua sisi pahanya akan terentang. Dengan satu tangan pemeriksa akan menyingkapkan kedua bibir kemaluan kecil sehingga selaput dara dan mulut vagina dapat ditampakkan.

Agar selaput dara dapat ditampakkan dengan jelas, perempuan yang diperiksa harus cukup santai. Untuk dapat menilai ada tidaknya robekan pada selaput dara maka mulut vagina dan selaput dara harus agak diregangkan.

Setelah selaput dara tampak teregang, baru dapat ditampakkan lokasi robekan. Pemeriksa yang belum biasa atau belum ahli dalam hal ini seringkali akan mendapatkan kesulitan melakukan penilaian adanya robekan, terutama bila robekan itu adalah robekan yang sudah lama pada selaput dara yang berbentuk seperti anemon (memiliki rugae).

Setelah uraian di atas khususnya mengenai adanya variasi kelenturan selaput dara maka tentu saja pemeriksa tidak dapat menyimpulkan apakah perempuan yang diperiksa ini masih “perawan” atau tidak dalam arti apakah perempuan yang diperiksa ini sudah pernah melakukan hubungan seksual atau tidak.

Seorang perempuan dengan selaput dara yang utuh tetapi elastis, dapat saja sudah pernah melakukan hubungan seksual tanpa mengalami robekan pada selaput daranya. Sebaliknya seorang perempuan dengan robekan pada selaput dara dapat saja mengalami robekan bukan karena hubungan seksual tetapi karena kecelakaan, karena melakukan masturbasi menggunakan jari atau benda-benda lain yang dimasukkan pada liang vagina, atau karena pemakaian tampon. [ Dwiana Ocviyanti Idrus, dr. SpOG ]

READ MORE - Kisah Malam Pertama dan Selaput Dara